Monday, January 22, 2007

Persembahanku.


Sentuhan tanganmu masih terasa di jiwaku
Kau bagian dari diriku
Kau membuatku merasa lengkap dan utuh

Ketika aku berjalan sendiri
Aku merasa bayanganmu selalu mengikutiku
Sepertinya kau tidak pernah meninggalkanku

Sentuhanmu tidak akan pernah hilang

Ku berharap kau dapat menemaniku selamanya
Ku berharap kau jangan pernah pergi
Ku berharap kau akan selalu membimbingku

dan di dalam diriku cintamu terasa mengalir

Ketika aku sedih dan putus asa
Aku dapat mendengar suaramu di kepalaku
Kepercayaan dan keyakinanmu selalu membimbingku

Kau mengajarkan aku bagaimana cara menghadapi
rasa takut dan khawatir
Kau membuatku dapat melihat sesuatu melalui sisi yang baik

dan ketika aku tersesat lagi

kau tidak pernah ragu untuk membimbingku
kau adalah yang terbaik yang pernah kumiliki
kan ku berikan seluruh hidupku untukmu

Tanpa pengaruhmu dalam hidupku
Aku tidak akan pernah tahu apa arti cinta sesungguhnya

dan bagaimana sesuatu itu dapat berjalan sempurna
walau diiringi dengan sebuah tangisan...


Medio, 21 Januari 2007
Roorkee, Midnight time 12.25

14 comments:

  1. wah bikin terharuuuu ..........

    abis baca jadi melow nih ........

    Btw blogku yg baru ini Mas , www.thekannes.nl

    ReplyDelete
  2. mmm....kangen nih ceritanya mas? Udah...pulang aja....

    ReplyDelete
  3. tumben nih mas joni puitis gini..hehehe..

    nice poem mas :)

    ReplyDelete
  4. Persembahan yang terbaik,...

    jadi terharu bacanya...

    ReplyDelete
  5. Anonymous8:58 AM

    selamat berbahagia mas, mudah2an selalu begitu adanya, selamanya :)

    ReplyDelete
  6. Anonymous12:30 PM

    hiks...yg lagi jablay terkena demam malarindu.
    tahukah kau bahwa diapun merindukanmu...teramat sangat(wah..malah tambah melow :D)

    ReplyDelete
  7. Anonymous12:53 PM

    baca puisi diatas jadi ingat saya dan BJ waktu masih terpisah lautan, setiap saat harus menahan rindu ! Btw, bikin terharu puisinya!

    ReplyDelete
  8. Anonymous1:11 PM

    aihhh romantis banget..pasti lagi kangen ma sang bidadari...

    ReplyDelete
  9. Pejamkan matamu, dan rasakan kehadirannya, dalam jiwamu, dalam detak jantungmu, dalam setiap tarikan napasmu, peluklah erat...
    Dan... lanjutkanlah langkahmu...

    ReplyDelete
  10. Anonymous4:33 PM

    ga salah posting neh..????
    wah,punya sisi lain juga..hehhehe

    ReplyDelete
  11. sajaknya puitis bangets... si mbak beruntung bangets hehehe

    ReplyDelete
  12. Anonymous6:42 PM

    beuh...jadi menye-menye gini. kangen yg di rumah, jon? telpon ajaaa...mudah2an kangennya ga sampe nyesek ya?

    ReplyDelete
  13. Anonymous8:12 PM

    makasih2 semua :)

    huahaha... jadi malu sama pepeng!!!

    DI TUTUP...

    PS: sory peng gw gak gitu sebenarnya.. itu cuma coba2!! :p

    ReplyDelete